Truk Macet di Liku Endikat, Ratusan Jemaah Umroh Pagar Alam Nyaris Gagal Berangkat

Wartaterkini90 Dilihat

PAGAR ALAM, WARTA DEMPU – Ratusan jamaah umroh mengalami detik-detik menegangkan setelah terjebak macet selama hampir enam jam di Liku Endikat, perbatasan Pagar Alam-Lahat.

Hal ini disebabkan  truk pengangkut material gagal menanjak dan terperosok di Liku Endikat, Senin (8/12/2025) kemarin. Akibatnya kemacetan panjang itu bukan hanya membuat kesal, tetapi membuat para jamaah benar-benar khawatir gagal berangkat ke Tanah Suci.

Lingga salah satu jamaah, menyampaikan kekecewaannya karena penanganan di lokasi terkesan lambat dan tanpa koordinasi yang jelas. 

“Kami sudah menunggu berjam-jam, tapi tidak ada penjelasan. Evakuasinya lambat sekali, dan pihak penanggung jawab seperti tidak peduli,” ujarnya.

Menurut penuturan jamaah, truk akhirnya berhasil dievakuasi sekitar pukul 18.30 WIB. Namun proses panjang itu menyisakan kisah menegangkan karena maskapai disebut tidak mau menunggu jamaah yang terjebak di tengah kemacetan. 

“Kami sempat panik. Bayangkan saja, sudah macet berjam-jam, lalu diberi tahu pesawat tidak bisa menunggu. Rasanya hampir putus asa,” katanya.

Beruntung, setelah evakuasi rampung, jalur kembali terbuka dan rombongan jamaah bisa melanjutkan perjalanan menuju bandara. 

“Alhamdulillah doa kami dikabulkan. Begitu truk itu bisa dipindahkan, jalan langsung terbuka. Kami langsung meluncur dan akhirnya bisa terbang ke Tanah Suci,” tambah Yenni Ariesta agen perjalanan Umroh.

Bahkan disebutkan Yenni, pihaknya hampir saja membatalkan keberangkatan sebanyak 116 jemaah umroh jika hingga malam hari bus mereka tidak berangkat.

“Kami sempat menghubungi pihak maskapai untuk meresecedul keberangkatan jika kemungkinan terburuk kami tidak bisa tiba di bandara pada jadwal penerbangan yang kami booking. Namun alhamdulillah setelah hampir 8 jam menunggu truk bisa dievakuasi dan kami lanjutkan perjalanan ke Palembang,” ungkapnya.

Hingga informasi terakhir diterima, Selasa (9/12/2205) seluruh jamaah umroh telah berada di dalam pesawat dan terbang menuju Arab Saudi untuk menunaikan ibadah.

Namun di balik kisah dramatis tersebut, muncul pertanyaan besar mengapa truk bertonase besar masih saja dibiarkan melintas di Liku Endikat pada jam sibuk. Apalagi insiden seperti ini bukan pertama kali terjadi sebelumnya beberapa kendaraan pengangkut material juga pernah terperosok di lokasi yang sama, memicu kemacetan panjang.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa sudah ada kesepakatan antara Dishub, pihak penanggung jawab, dan kepolisian bahwa kendaraan bertonase besar seharusnya melintas pada malam hari saat arus lalu lintas lenggang.(RM)

Komentar